Beranda Akses Selidiki Kebakaran Gudang Minyak, Polresta Jambi Libatkan Pertamina

Selidiki Kebakaran Gudang Minyak, Polresta Jambi Libatkan Pertamina

JAMBI, AksesNews – Satreskrim Polresta Jambi masih terus melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap gudang minyak diduga ilegal yang terbakar pada bulan lalu, tanggal 26 Oktober 2020.

Pihak Satreskrim Polresta Jambi juga turut melibatkan Pertamina Jambi, untuk mendalami kandungan minyak, dan juga untuk melengkapi berkas perkara setelah insiden kebakaran tersebut serta menyelidiki penyebab utama timbulnya titik api.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, AKP Handres mengatakan pihaknya saat ini sedang berkordinasi dengan pihak Pertamina untuk memeriksa isi kandungan dari minyak tersebut.

“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan minyak, dan untuk pemilik gudang masih dalam proses pengejaran pihak kami,” katanya, Senin (02/11/2020).

Diberitakan sebelumnya, pemeriksaan masih terus dilakukan oleh pihak Reskrim Polresta Jambi, terhadap kebakaran gudang penampungan BBM dan Gudang Rotan, di Jalan Lingkar Barat, Kecamatan Kota Baru, Senin (26/10/2020) lalu.

Selain Gudang Minyak dan Rotan, Rumah Warga dan 2 Mobil Juga Turut Terbakar

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Christian mengatakan, dasar dilakukannya penyelidikan itu sesuai dengan laporan polisi:LP/D-04/X/2020/Polsek Kota Baru. Untuk sementara dari hasil penyelidikan pihaknya, diduga api ini berasal dari gudang minyak yang sedang melakukan pembongkaran.

“Jadi untuk saat ini, kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 2 saksi yakni, inisial AL (pemilik tanah) dan UT (pemilik gudang rotan). Serta dua saksi lainnya yakni, SS dan S. Hingga saat ini kita masih berusaha mencari pemilik gudang, yakni SJ,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Dover mengatakan, dari hasil pemeriksaan bahwa, tanah milik AL tersebut telah disewa oleh SJ sejak bulan Maret 2020 dengan harga sewa Rp 30 juta selama 1 tahun. Namun AL tidak mengetahui bahwa tanah tersebut akan dipergunakan sebagai apa oleh SJ.

“Kalau untuk saksi UT ini saat kita interogasi, mengetahui kebakaran tersebut lantaran diberitahu oleh karyawannya. Naasnya gudang rotan milik UT ini juga setengahnya ludes terbakar dan mengalami kerugian ratusan juta,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, dari hasil penyelidikan tersebut, piihaknya turut mengamankan barang bukti berupa satu truk canter yang sudah terbakar, satu mobil APV yang sudah terbakar, dua motor yang terbakar, tiga mesin robin, satu drum, dua rangka tedmond, lima jeriken berisikan minyak solar dan terakhir tiga ember plastik.

“Untuk TKP sendiri sudah kita amankan dan gudang minyak ini baru 1 bulan beroperasi. Untuk rencana tindak lanjut, kami akan mencari keberadaan SJ dan untuk masalah kualitas dari minyak tersebut, kita masih menguji lab,” tambahnya. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi