Beranda Akses Ini Awal Mula Penyebab Perkelahian di Kebun Handil

Ini Awal Mula Penyebab Perkelahian di Kebun Handil

KOTAJAMBI, AksesNews – Setelah keributan antara sesama pedagang variasi yang terjadi di kawasan Jalan Panjaitan, Kelurahan Kebun Handil, Kecamatan Jelutung pada hari Senin (28/09/2020) lalu sekitar pukul 17.15 WIB, pihak Kepolisian Polsek Jelutung berhasil menangkap 4 orang pria.

Sebanyak 4 pria yang ditangkap polisi tersebut, yakni inisial US (31) warga Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, A (27) warga Kebun Handil, Kecamatan Jelutung, BP (25) warga Kebun Handil, Kecamatan Jelutung dan R (23) warga Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung.

Kapolsek Jelutung, AKP Sunarji, mengatakan bahwa keributan antar pedagang variasi tersebut berawal saat korban bernama Yayan (19) sedang duduk di kios variasi tempatnya bekerja. Kemudian, Yayan ditegur oleh Yopin yang merupakan tetangga bengkel variasi tersebut.

“Yayan ditegur Yopin karenakan kaki Yayan mengganggu konsumen apabila hendak menuju kios variasi milik Yopin. Karena korban merasa tersinggung dengan teguran tersebut korban kembali kerumah mengambil sebilah pisau dan kembali ke kios variasi lagi,” jelas AKP Sunarji, Kamis (01/10/2020).

Setelah kembali ke kios variasi sambil membawa pisau, Yayan yang sempat mengkonsumsi minuman tuak tersebut langsung mendekati Yopin dan mengetahui hal tersebut Yopin langsung bergegas melarikan diri dan Yayan langsung mengejarnya.

“Karena Yayan mengejar Yopin tidak dapat, Yayan kembali lagi ke kios variasi tempat dia bekerja dan tidak lama kemudian datang Untung bersama teman-temannya ke kios variasi Yayan dan langsung memukul sehingga terjadi keributan,” jelasnya.

Adik Yayan yang bernama Davit hendak melerai keributan tersebut namun Davit ikut terkena pemukulan oleh Untung, Rian Ayik dan Erwin.

“Saat ini kita masi melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait yang ikut dalam keributan tersebut,” ujarnya.

Usai keributan tersebut, selain mengamankan 4 orang pria petugas Polsek Jelutung juga turut mengamakan barang bukti 3 unit Kayu yang digunakan pelaku. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi