Beranda Advertorial Bertemu Presiden, Bupati Tanjabbar Sampaikan Tiga Permintaan Khusus

Bertemu Presiden, Bupati Tanjabbar Sampaikan Tiga Permintaan Khusus

JAKARTA, AksesJambi.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengundang sejumlah Kepala Daerah ke Istana Kepresidenan, di Bogor, Jawa Barat. Salah satunya, termasuk Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Safrial, pertemuan diadakan di Ruangan Garuda, Selasa (31/07/2018) kemarin.

Tak mau ketinggalan momen bertemu Presiden, Safrial langsung menyampaikan beberapa program untuk dibantu oleh pemerintah pusat. “Ada beberapa yang kita sampaikan kepada Pak Presiden, yang pertama kita minta percepatan pembuatan Pangkalan TNI AL (Lanal),” katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan untuk pelabuhan RoRo rute Tungkal langsung ke Batam dan Jalan rigit beton ke Roro, terakhir percepatan pembuatan pelabuhan ekspor impor.

Seperti yang sering disampaikan Bupati Safrial diberbagai kesempatan, ia memiliki visi jauh ke depan untuk kemajuan daerahnya. Dengan adanya Lanal akan menjadi terobosan baru mengingat kawasan laut Tanjabbar sangat strategis dan memiliki banyak potensi.

Demikian juga untuk pelabuhan RoRo dan Pelabuhan Ekspor Impor, dikatakan Bupati dibukanya rute Tungkal-Batam langsung akan berdampak bagus untuk perekonomian Tanjabbar. Angkutan barang dan orang akan melewati Kuala Tungkal.

Untuk pelabuhan ekspor impor akan menarik semua potensi ekonomi di provinsi Jambi dan provinsi tetangga masuk ke Tanjabbar untuk di Ekspor sekaligus mendukung program Presiden Jokowi untuk meningkatkan ekspor Indonesia.

Sebelumnya dalam pembukaan, Presiden Jokowi mengatakan, pertemuan dengan Bupati diadakan untuk mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Agar Bapak-Ibu Bupati mengetahui langkah-langkah yang dilakukan pemerintah pusat, mulai dari kabupaten, kota dan provinsi dan permasalahan bisa kita selesaikan bersama-sama,” kata Jokowi.

Jokowi berpesan agar para Bupati mengelola perekonomian di daerahnya dengan cermat dan hati-hati. Sebab, penurunan pertumbuhan ekonomi di kabupaten secara tidak langsung juga akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Nasional. (Dika/HMS)

DRadio 104,3 FM Jambi