Beranda Advertorial Sekda Tanjabbar Tinjau Pasar dan Jembatan di Bram Itam

Sekda Tanjabbar Tinjau Pasar dan Jembatan di Bram Itam

TANJABBAR, AksesJambi.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Agus Sanusi bersama Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) dan Camat Bram Itam tinjau langsung bangunan Pasar Rakyat Sungai Saren, kecamatan Bram Itam, Kamis (30/01/2020).

Peninjauan ini dilaksanakan guna melihat kesiapan bangunan Pasar Sungai Saren agar aktivitas pasar yang lama dapat di segerakan pindah ke pasar yang baru supaya mengurangi kemacetan di jalan.

Agus Sanusi mengatakan terkait pengelolaan di masing-masing OPD terkait sudah sepenuhnya menyerahkan kewenangan pengelolaan pasar kepada Camat Bram Itam.

“Tadi Camat juga bilang, minta waktu seminggu atau dua minggu ini untuk dikoordinasikan bersama Lurah setempat,” ujar Sekda.

Menurutnya, seminggu atau dua minggu ini pedagang yang biasanya jualan dipinggir jalan bisa pindah.

“Nanti pak camat dan pak Lurah yang akan berkordinasi untuk memindahkannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Bram Itam, Hendry Fonda mengatakan akan segera menindak lanjuti apa yang menjadi arahan Sekda terkait pasar tersebut.

“Kami bersama Lurah, RT, dan Pengelola Pasar akan berupaya mengelola dan memanfaatkan pasar dengan sebaik mungkin,” terangnya.

Dirinya pun berharap semoga keberadaan Pasar Rakyat Sungai Saren ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, serta mengurangi kemacetan jalan yang biasanya terjadi saat ada aktifitas pasar.

 

Sekda Tanjab Barat, Agus Sanusi bersama rombongan tinjau jembatan Harmoko

Selain pasar, rombongan juga tinjau bangunan jembatan Harmoko yang mengalami kerusakan. Mengingat jembatan Harmoko merupakan salah satu akses penting bagi 5 desa di wilayah kecamatan Bram Itam, Sekda berharap kepada Dinas terkait untuk segera melakukan tindakan.

“Untuk jembatan Harmoko, selama satu bulan kedepan setidaknya ada kerja nyata dari Dinas terkait untuk melakukan perbaikan, dan saya minta untuk babinsa untuk bisa mengawasi aktifitas jembatan ini,” ujar Sekda.

“Dan tadi kita sepakati bahwa jembatan ini akan dikerjakan dalam kegiatan pemeliharaan oleh Dinas PUPR, karena ada 5 di desa di dalam yang membutuhkan jembatan ini, mudahan mudahan dalam satu bulan ini bisa selesai,” pungkasnya. (Dika)