Beranda Advertorial Lewat Aplikasi ‘Sangkek’, Fasha Ajak Masyarakat Belanja di Pasar Tradisional

Lewat Aplikasi ‘Sangkek’, Fasha Ajak Masyarakat Belanja di Pasar Tradisional

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha.

KOTAJAMBI, AksesNews – Belanja kebutuhan pokok rumah tangga ke pasar memang menjadi salah satu problem masyarakat di tengah Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19), sementara pemerintah mengharuskan untuk tetap di rumah tidak beraktivitas di luar rumah selama kondisi belum normal.

Hal ini memotivasi anak muda di Kota Jambi membuat terobosan baru, agar masyarakat tetap bisa belanja kebutuhan meski di Rumah Aja. Setelah sebelumnya anak muda Jambi meluncurkan aplikasi belanja online bernama PAS ADO (Pasar Angso Duo Online), kini anak Jambi lainnya membuat terobosan aplikasi baru bernama “Sangkek”.

Aplikasi tersebut sejalan dengan gerakan #DiRumahAja. Jadi, masyarakat masih tetap berbelanja bahan pokok atau kebutuhan sehari-hari dengan sistem transaksi online dari rumah. Aplikasi ini  dapat diunggah melalui PlayStore andorid.

Sangkek sendiri adalah aplikasi market place yang menyediakan semua kebutuhan berbelanja, termasuk kebutuhan life style dan lainnya. Masyarakat bisa menggunakannya untuk kepentingan berbelanja kuliner atau sayuran. Nah bagi masyarakat yang ingin berbelanja, tapi tidak ingin keluar rumah karena COVID-19, maka bisa menggunakan aplikasi ini.

Founder Sangkek, Abdi mengatakan, aplikasi ini sebenarnya sudah berjalan sejak bulan Januari 2020. Namun, permintaan meningkat ketika wabah  COVID-19. Sekarang aplikasi lokal Jambi ini, sudah bisa digunakan dengan gampang.

Selain itu, Abdi juga mengatakan, kedepan aplikasi ini juga akan tersedia di IOS. Namun, saat ini masih digunakan untuk PlayStore.

“Caranya penggunaan gampang sekali. Tinggal pilih sayur yang ingin dibeli dan kurir kita akan mengantarkan ke tempat pemesanan. Download gratis dan gunakan seperti aplikasi online shop,” kata Abdi, Minggu (12/04/2020).

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, telah menginisiasi sistem berbelanja secara online di beberapa pasar rakyat yang dikelola Pemkot Jambi.

Masyarakat dapat menghubungi nomor telepon penjual, dan barang akan diantar oleh ojek online atau ojek pangkalan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi ojek online ataupun aplikasi belanja online buatan anak Jambi “SANGKEK”.

“Yuk, belanja dari rumah di pasar tradisional. Bantu pedagang untuk terus bertahan dimasa sulit, tetap jadi pahlawan masa kini, dengan tetap berada dirumah #DIRUMAHAJA,” tulis akun resmi Humas Pemkot Jambi di Instagram.

View this post on Instagram

Untuk mendukung gerakan #DIRUMAHAJA , Pemerintah Kota Jambi menginisiasi sistem berbelanja secara online di beberapa pasar rakyat yang dikelola Pemkot Jambi, pasar modern atau tradisional lainnya dan ritel besar, swalayan, dsb, bahkan produk UMKM, dsb. Silahkan DM kami desain promosi, akan kami bantu sebarluaskan kepada masyarakat Kota Jambi. ⁣ Yuk belanja dari rumah saja. Bantu bangkitkan ekonomi untuk terus bertahan dimasa wabah Covid-19 ini. Tetap jadi pahlawan masa kini, dengan tetap berada dirumah #DIRUMAHAJA.⁣ ⁣ Jangan Panik….⁣ Namun tetap waspada dan kenali lebih jauh Virus Corona (COVID-19)⁣ ⁣ Masyarakat yang teredukasi baik, Virus Corona dapat teratasi lebih cepat.⁣ ⁣ Kepedulian kita, keselamatan bagi sesama…⁣ ⁣ Bersatu, kita bisa putus mata rantai penularan COVID-19.⁣ ⁣ #LAWANCOVID19⁣ #KOTAJAMBILAWANCOVID19⁣ ⁣ #tanahpilihpusakobatuah#kotajambi#bangkitberdaya#kampungbantar#banggajadiwargakotajambi#kotajambiterkini#kotajambismartcity#jambibijakmedsos#smartcity#viralkankabarbaik#bersamalawanhoax#jambi#kotajambi#indonesia#pesonaindonesia#pesonajambi#pesonakotajambi#kotajambiberagameloknyo⁣ ⁣ @fasha_jbi @doktermaulanaofficial @pemkotjambi @humaskotajambi

A post shared by HUMAS KOTA JAMBI (@humaskotajambi) on

Wali Kota Jambi Syarif Fasha, juga telah meminta warga untuk memanfaatkan kemudahan yang diberikan Pemkot Jambi. Ia meminta agar di tengah wabah COVID-19, warga memberdayakan belanja lewat online. Semua pedagang-pedagang di pasar sudah didata semua oleh Pemkot Jambi, dan juga sudah ada nomor teleponnya semua.

“Sekarang permasalahan siapa yang mengantarkan belanja. Ini yang mengantarkan seperti misalnya ada gojek, dan juga ada satu aplikasi lokal kita Sangkek. Itulah yang akan membantu mengantarkan belanja-belanja ini semua. Jadi semua pelaku usaha akan kita libatkan, sehingga yang tadi hilangnya potensi pendapatan bisa tertutupi dengan hal ini,” kata Fasha.

Fasha juga mengatakan, bahwa dengan berbelanja di pasar tradisional dari rumah, kita sekaligus dapat membantu pedagang untuk terus bertahan di masa sulit seperti sekarang ini. “Tetap jadi pahlawan masa kini, dengan tetap berada di rumah aja,” tutupnya. (Bob/Shelvy)