Beranda Advertorial Mengingat Covid-19, Wali Kota Jambi Keluarkan Kebijakan terkait Perekonomian Masyarakat

Mengingat Covid-19, Wali Kota Jambi Keluarkan Kebijakan terkait Perekonomian Masyarakat

KOTAJAMBI, AksesNews – Wali kota Jambi, Syarif Fasha mengeluarkan kebijakan terkait penanganan wabah virus corona (Covid 19) di kota Jambi. Kebijakannya berupa kebijakan anggaran, kebijakan Non APBD, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dan stakeholder pada masa tanggap darurat Covid-19, Senin (06/04/2020).

Anggaran sebesar Rp 43.233.405.321 akan diprioritaskan kepada 3 aspek utama, yaitu penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi pada masyarakat dan UMKM, serta penyediaan jaring pengaman sosial.

Selain itu, kebijakan non APBD yang dikerahkan pemerintah kota berupa menggratiskan tagihan air minum bagi pelanggan perumda Tirta Mayang dalam batas waktu tertentu serta pembagian nasi bungkus kepada informal atau klasifikasi khusus (pekerja upah harian).

Kebijakan diprioritaskan bagi perkerja informal dengan upah harian, seperti pengemudi ojek online, ojek pangkalan, pengemudi angkot, angkutan umum, jukir, petugas kebersihan.

Tidak hanya itu, pemberlakuan sistem belanja online bagi pelaku usaha ritel modern, usaha mikro , UKM dan pasar tradisional juga dikerahkan dengan melibatkan stake holder dan StartUp belanja online.

Penyediaan layanan belanja secara online berlaku di pasar baru talang banjar, pasar Aur Duri, pasar Kasang, pasar TAC, pasar Angso Duo yang bekerja sama dengan Maxim, gojek dan grab dan ojek pangkalan sebagai layanan delivery.

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha menghimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada terhadapat peningkatan jumlah ODP, PDP dan positif Covid-19 di Provinsi Jambi dan Kota Jambi.

“Jadi pahlawan masa kini, untuk selamatkan orang lain dengan cara tetap disiplin berdiam di rumah dan membatasi diri beraktivitas di luar rumah jika tidak penting,” pungkasnya. (Shelvy)

DRadio 104,3 FM Jambi